Dokter ungkap kriteria penderita penyakit jantung memerlukan ring

Dokter ungkap kriteria penderita penyakit jantung memerlukan ring

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang sering kali menyerang masyarakat Indonesia. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita, dan bisa terjadi pada usia berapapun. Dokter biasanya akan melakukan berbagai macam tes untuk mendiagnosis penyakit jantung, dan salah satu langkah pengobatan yang bisa dilakukan adalah pemasangan ring.

Ring atau stent merupakan alat yang digunakan untuk membantu memperbaiki pembuluh darah yang tersumbat atau sempit akibat penyakit jantung. Pemasangan ring biasanya dilakukan melalui prosedur kateterisasi jantung, di mana dokter akan memasukkan kateter ke dalam pembuluh darah untuk mencapai jantung.

Dokter biasanya akan menilai kriteria penderita penyakit jantung yang memerlukan pemasangan ring berdasarkan hasil tes dan gejala yang dialami pasien. Beberapa kriteria yang biasanya dipertimbangkan antara lain adalah adanya penyumbatan pembuluh darah yang signifikan, gejala penyakit jantung yang tidak merespon dengan baik terhadap obat-obatan, serta riwayat penyakit jantung yang sudah pernah diobati namun kambuh lagi.

Penderita penyakit jantung yang memenuhi kriteria tersebut biasanya akan direkomendasikan oleh dokter untuk melakukan pemasangan ring. Proses pemasangan ring sendiri relatif aman dan efektif, dan bisa membantu memperbaiki kondisi pembuluh darah yang tersumbat atau sempit.

Namun, penting bagi penderita penyakit jantung untuk tetap menjaga pola makan yang sehat, rutin berolahraga, dan mengikuti anjuran dokter untuk mengontrol kondisi jantung secara berkala. Dengan menjaga kesehatan jantung, diharapkan penderita penyakit jantung bisa mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidupnya.